Dramatic Narrative of a Lioness

Kali ini tidak ada peringatan.

Dan sesaat, kawanan itu ingat

seperti apa singa betina.

Tapi kawanan juga keluarga, dan keluarga membalas.

Ia tenggelam dalam kepungan tangan.

Dan setiap detik yang ia habiskan bertarung di

sini adalah detik yang dihabiskan anak- anaknya

sendirian.

Kawanan itu tercerai- berai dan lari,

dan ia mengikuti, tepat ke tempat mereka

inginkan.

Di belakangnya, rerumputan kembali sunyi.

Satu babun tidak ikut dalam pengejaran.

Jauh di depan,

ia memenangkan pertarungan yang salah.

Bebatuan itu milik mereka. Selalu begitu.

Dan jeritan kecil membelah udara,

suara yang tak pernah

dilupakan seorang ibu.

Ia berbalik terlalu cepat, terlambat.

Satu,

dua, tiga.

Seharusnya ada empat.

Rerumputan itu masih menyimpan

aromanya dan tak ada yang lain.

Di suatu tempat di bebatuan itu,

seekor anak menangis

dalam pelukan orang asing.

Ia tak bisa memanjat mengejarnya,

tidak tanpa meninggalkan tiga lainnya.

Jadi dia memilih ketiganya,

dan kawanan itu turun untuk meminta lagi.

Kini mereka sudah mempelajari triknya.

Pancing dia keluar, serang dari belakangnya.

Kini dia berhenti mengejar.

Dia menjaga mereka begitu

dekat hingga berjalan masuk

ke dalam

bayangannya,

tetapi bayangan hanya bisa membentang sejauh itu.

Taktik sederhana.

Mereka melelahkannya

seperti air mengikis batu.

Masih tiga, dan kawanan itu

masih menginginkan lebih.

Mereka tak berniat membiarkannya pergi,

belum juga.

Setiap serangannya membuka

celah di belakangnya,

dan selalu ada yang melewatinya.

Celah yang sama,

kesalahan yang sama.

Dua. Satu lagi dibawa

ke bebatuan seperti

buah curian.

Dia tak lagi melindungi sebuah keluarga.

Dia melindungi sisa keluarga itu.

Itu terjadi lebih cepat setiap kali.

Dan kini hanya ada satu.

Seekor anak kecil

berlari ke satu- satunya tempat

aman yang tersisa di dunia,

yaitu dia.

Tapi dia tak berhenti mendengarkan

yang lain.

Tangisan itu membawanya

ke pohon tertua di dataran.

Di atas dahan, di luar jangkauan,

anaknya digenggam seperti sebuah

hadiah.

Hadiah bagi para babun.

Bagi singa betina itu, harga karena

menyeberang.

Dia bisa menunggu di bawah pohon ini selamanya.

Tapi di kakinya, yang terakhir sedang mengawasinya.

Dan terkadang hal paling berani yang

seorang ibu bisa lakukan adalah pergi.

Dia tidak menoleh. Dia tak sanggup.

Empat memulai penyeberangan ini.

Satu akan menyelesaikannya.

Kawanan itu akan melupakannya besok.

Dataran ini akan melupakannya

saat hujan berikutnya.

Dia tidak akan pernah.

Jauh dari bebatuan,

akhirnya dia membiarkan tubuhnya berhenti.

Dan anak terakhir itu melakukan yang biasa dilakukan

anak- anak. Ia bermain seolah dunia

masih baik.

Mungkin itulah anugerah menjadi kecil.

Kau tidak menghitung apa yang telah hilang.

Ia melakukannya, di setiap langkah.

Di suatu tempat di belakang

mereka, tiga suara kecil

masih memanggil dari pepohonan.

Ia mendengarnya di setiap hembusan angin.

Namun satu masih di sini,

masih dekat, masih menjadi miliknya.

Dan bagi seekor singa betina,

satu sudah cukup untuk terus berjalan.

Kali ini, tak ada yang mengikuti

mereka ke dalam kabut.

End of transcript · 451 words · machine translated

Original transcript (English)

This time there is no warning. And for one moment, the troop remembers what a lioness is. But a troop is a family, too, and families answer. She is drowning in hands.

And every second she spends fighting here is a second her cubs spend alone. The troop breaks and runs, and she follows, exactly where they

want her. Behind her, the grass goes quiet. One baboon didn't join the chase. Far ahead, she is winning the wrong battle.

The rocks belong to them. They always have. And a small scream splits the air, a sound no mother ever forgets. She turns back too fast, too late.

One, two, three. There should be four. The grass still holds his scent and nothing else.

Somewhere in those rocks, a cub is crying in a stranger's arms. She cannot climb after him, not without leaving three more behind.

So she chooses the three, and the troop comes down for more. They've learned the trick now. Draw her out, strike behind her. Now she stops chasing.

She keeps them so close they walk inside her shadow, but a shadow can only stretch so far.

A simple tactic. They're wearing her down like water on stone. Still three, and the troop still wants more.

They are not planning on letting her go, not quite yet. Every charge she makes leaves a door open behind her, and someone always walks through it.

Same door, same mistake. Two. Another one carried into the rocks like stolen fruit.

She is no longer protecting a family. She's protecting what's left of one. It happens faster every time. And now there is only one. One small cub

running to the only safe place left in the world, her. But she hasn't stopped listening for the others.

The crying leads her to the oldest tree on the plain. Up in the branches, out of reach, her cub is being held like a prize.

A prize for the baboons. For the lioness, a price for crossing. She could wait beneath this tree forever. But at her feet, the last one is watching her.

And sometimes the bravest thing a mother can do is walk away. She doesn't look back. She can't afford to. Four began this crossing. One will finish it.

The troop will forget her by tomorrow. The plain will forget her by the next rain. She never will. Far from the

rocks, she finally lets her body stop. And the last cub does what cubs do. It plays as if the world were still kind. Maybe that's the gift of

being small. You don't count what you've lost. She does, every single step. Somewhere behind them, three small voices are still calling from the trees.

She hears them in every gust of wind. But one is still here, still close, still hers. And for a lioness, one is enough to keep walking.

This time, nothing follows them into the mist.

iPhone app Translate videos on your iPhone Paste a TikTok, Instagram or X link, add subtitles in your language and save the video to Photos.

Read any video in your language

Paste a link from X, TikTok, YouTube or Instagram. You get a page like this one.

© 2026 TranslateMom Transcripts Sources Pricing Legal